- Detail
- SMP Negeri 1 Mungkid
- Berita
- Dilihat: 369
Pada Kamis, 14 Maret 2024, pukul 10.00-12.00, SMP Negeri 1 Mungkid menyelenggarakan kegiatan yang menarik dan bermakna: Orang Tua Mengajar. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat profil pelajar Pancasila khususnya dalam topik kewirausahaan untuk siswa kelas 7 dan 8. Di tengah pandangan yang semakin berkembang tentang pentingnya wirausaha di era modern ini, pembelajaran seperti ini menjadi krusial untuk membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan untuk masa depan.
Mengambil peran penting dalam kegiatan ini, orang tua siswa dari kelas 7 dan 8, yang mayoritas berprofesi sebagai wiraswasta baik dalam bidang jasa maupun barang, memberikan kontribusi berharga. Dengan pengalaman dan pengetahuan mereka dalam dunia kewirausahaan, mereka menjadi fasilitator yang sangat berharga dalam memberikan wawasan kepada anak-anak mereka serta rekan sekelasnya.
Sebanyak 13 orang tua dari kelas 8 dan 16 orang tua dari kelas 7 terlibat dalam kegiatan ini. Mereka tidak hanya menyampaikan pengetahuan mereka tentang kewirausahaan, tetapi juga secara aktif terlibat dalam interaksi dengan siswa. Melalui diskusi langsung, mereka membantu mengidentifikasi minat, bakat, potensi siswa, serta potensi lingkungan dan sumber daya masyarakat di sekitar mereka. Hal ini memberikan perspektif baru bagi siswa dalam memahami dunia bisnis dan wirausaha.

Salah satu orang tua siswa,Ibu Yusrana Wulandari, menyampaikan saran dengan menggarisbawahi pentingnya kerja sama antara sekolah dan orang tua dalam memperkuat pendidikan siswa. Tidak hanya itu, Bapak Nunung Zudianto, juga mengusulkan untuk menindaklanjuti kegiatan ini dengan studi banding atau praktik langsung di lapangan. Ini akan memberikan pengalaman praktis yang lebih mendalam bagi siswa dalam mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh.
Kegiatan ini berlangsung lancar dan berhasil mencapai tujuan yang diinginkan. Namira, siswa kelas 8H menyatakan bahwa kegiatan belajar dengan orang tua di kelas merupakan kegiatan yang seru karena bisa mendapatkan pengalaman dan cerita langsung dari orang tua sejak awal merintis usaha dan proses jatuh bangunnya. Secara umum siswa kelas 8A menyatakan asyik, karena mendapatkan pengalaman lebih luas dan nyata, penjelasan mudah dimengerti, dan juga seru karena jadi lebih kenal dengan orang tua temannya.
Dengan adanya partisipasi aktif dari orang tua dan siswa tersebut, harapannya adalah bahwa ini akan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat antara sekolah dan komunitas orang tua, serta akan membantu siswa dalam mempersiapkan diri untuk masa depan yang penuh tantangan namun penuh peluang di dunia kewirausahaan. (AMA)
- Detail
- SMP Negeri 1 Mungkid
- Berita
- Dilihat: 426
Dalam semangat kepedulian dan kegiatan sosial, PMR SMP Negeri 1 Mungkid telah menyelenggarakan kegiatan bakti masyarakat yang sangat berarti di Posyandu Kencana Sari, dusun Blambangan, desa Mungkid. Melibatkan semua unsur penting dalam pengelolaan Posyandu, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menggugah kesadaran akan pentingnya peran aktif dalam masyarakat, khususnya dalam konteks kesehatan balita.
Posyandu, sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat, menjadi wadah penting dalam memberikan perhatian khusus terhadap tumbuh kembang anak-anak balita. Dengan melibatkan anggota PMR, kegiatan ini tidak hanya memberikan kontribusi nyata dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat, tetapi juga memberikan pengalaman berharga yang dapat membentuk karakter dan kepedulian sosial bagi para anggota PMR.

Kegiatan bakti masyarakat ini telah melibatkan berbagai pihak yang terlibat dalam pengelolaan Posyandu Kencana Sari. Mulai dari anggota posyandu desa, pengurus Posyandu Kencana Sari, guru pembina ekstra PMR, hingga tenaga kesehatan yang terdiri dari Bu Parmiati, bidan desa Mungkid, dan Bu Ani Gayatri sebagai pendamping desa. Kolaborasi ini menunjukkan keseriusan dan kebersamaan dalam menjalankan misi kemanusiaan, yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas.
Salah satu keunggulan dari kegiatan ini adalah pengalaman praktik langsung yang diberikan kepada anggota PMR melalui Posyandu. Dengan melibatkan mereka dalam proses pemeriksaan kesehatan balita, pengukuran pertumbuhan, dan penyuluhan kesehatan, anggota PMR tidak hanya mendapatkan pemahaman lebih dalam mengenai pentingnya kesehatan anak-anak, tetapi juga mengasah keterampilan interpersonal dan kepedulian sosial yang sangat berharga.
Bidan dari puskesmas setempat menyatakan bahwa kegiatan ini memiliki dampak positif yang signifikan. Selain memberikan kontribusi nyata dalam pemantauan tumbuh kembang anak-anak balita, kegiatan ini juga menjadi sarana efektif untuk pendidikan dan pengalaman belajar bagi anggota PMR. Dengan demikian, PMR SMP Negeri 1 Mungkid telah memberikan contoh inspiratif tentang bagaimana kolaborasi antarwarga masyarakat, sekolah, dan tenaga kesehatan dapat menghasilkan dampak positif yang besar bagi kesejahteraan bersama.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang terus terjaga, diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, tidak hanya kesehatan masyarakat yang terus terjaga, tetapi juga terbentuknya generasi muda yang memiliki kesadaran akan pentingnya peran aktif dalam memajukan kesejahteraan masyarakat. (NER)
- Detail
- SMP Negeri 1 Mungkid
- Berita
- Dilihat: 370

Berliterasi di gazebo depan 9E
Kegiatan pembelajaran sudah dilaksanakan secara tatap muka 100% dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Berkaitan dengan kebijakan tersebut perpustakan sebagai salah satu tempat sumber belajar di sekolah memberikan fasilitasi kepada para pemustaka untuk berkunjung ke perpustakaan. Namun mengingat tempat yang kurang memadahi untuk menampung pemustaka dengan jumlah skala yang banyak. Maka perpustakaan menyiapkan tempat pojok baca bagi peserta didik.
Kegiatan pembelajaran sudah dilaksanakan secara tatap muka 100% dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Berkaitan dengan kebijakan tersebut perpustakan sebagai salah satu tempat sumber belajar di sekolah memberikan fasilitasi kepada para pemustaka untuk berkunjung ke perpustakaan. Namun mengingat tempat yang kurang memadahi untuk menampung pemustaka dengan jumlah skala yang banyak. Maka perpustakaan menyiapkan tempat pojok baca bagi peserta didik.

Berliterasi di dalam perpustakaan
Adapun tempat pojok baca yaitu di gazebo baik yang berada di depan perpustakaan maupun gazebo di depan kelas 9E, ruang bawah tangga teras depan perpustakaan juga lantai atas sebelah perpustakaan.

Program Wajib Kunjung ke Perpustakaan merupakan salah satu bentuk kegiatan berkunjung ke perpustakaan yang dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Setiap hari ada satu kelas yang berkunjung di perpustakaan baik di dalam maupun di luar atau di tempat pojok baca. Presensi 1 sampai dengan 16 berada di dalam perpustakaan, presensi 17 sampai 21 di bawah tangga atau bisa juga di teras depan perpustakaan, presensi 22 sampai 27 berada di gazebo depan perpustakaan sedangkan gazebo depan 9E untuk presensi 28 sampai 32.

Berliterasi di gazebo depan perpustakaan.
Peserta didik waktu berkunjung ke perpustakaan saat istirahat pertama, kurang lebih 15 menit. Tugas mereka hanya membaca satu lembar saja dan membuat ringkasannya. Setelah selesai tugas dikumpulkan dan mengisi presensi.
Tujuan diadakan Program Wajib Kunjung ke Perpustakaan untuk melatih anak gemar membaca. Harapanya dari membaca yang hanya satu lembar mereka merasa ketagihan dan ingin meminjam bukunya. Kegiatan tersebut menjadi agenda rutin setiap hari kecuali ketika PTS, PAS, PAT dan jeda tengah semester.
- Detail
- SMP Negeri 1 Mungkid
- Berita
- Dilihat: 537

Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Magelang Tahun 2024 telah sukses digelar pada Senin hingga Kamis, 04-07 Maret 2024, dengan menghadirkan semarak dan semangat juang para atlet muda. Acara ini menjadi panggung bagi bakat-bakat terbaik Kabupaten Magelang untuk bersaing dan menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam berbagai cabang olahraga.
Berlokasi di beragam tempat yang disiapkan dengan baik, kegiatan ini menampilkan beragam cabang olahraga, mulai dari bola voli di Lapangan Setda Kabupaten Magelang, sepak bola di Stadion Gemilang, basket, atletik, dan renang di SMA Taruna Nusantara, bulutangkis di Gor Djarum, silat di GSG Borobudur, karate dan taekwondo di Gor Pagersari, hingga wushu di Gor Desa Semali Bandongan. Dengan begitu, setiap cabang olahraga memiliki tempat yang sesuai untuk menyalurkan semangat dan prestasi.
Partisipasi dari 60 atlet SMP Negeri 1 Mungkid dalam 11 cabang olahraga memberikan warna tersendiri pada acara ini. Dari usaha keras dan dedikasi yang mereka tunjukkan, sebanyak 48 atlet berhasil meraih juara, menegaskan bahwa persiapan yang matang dan semangat juang yang tinggi merupakan kunci kesuksesan dalam setiap pertandingan.

Pembukaan POPDA tingkat Kabupaten Magelang Tahun 2024 diawali dengan upacara yang diinspeksi oleh Asisten Ekonomi Pembangunan, Nanda Cahyadi Pribadi, yang mewakili Pj. Bupati Magelang. Kehadiran pengampu kepentingan terkait, perwakilan atlet pelajar dari seluruh Kabupaten Magelang, wasit, dan panitia pelaksana, menjadikan momen ini semakin istimewa dan berkesan.
Kepala Disparpora Kabupaten Magelang, Mulyanto selaku ketua panitia menyatakan bahwa POPDA merupakan lebih dari sekadar ajang olahraga. Ini adalah wahana bagi para peserta untuk memperoleh pengetahuan, kepribadian, keterampilan, serta menjaga kesehatan dan kebugaran. POPDA juga menjadi tempat yang tepat untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga. Dalam amanatnya, Kepala SMP Negeri 1 Mungkid, Muh Rohayat menggarisbawahi bahwa prestasi tidak hanya terkandung dalam bidang akademik, tetapi juga dalam bidang non-akademik seperti olahraga. POPDA menjadi bukti nyata bahwa melalui seleksi yang ketat dan latihan yang rutin, para atlet dari SMP Negeri 1 Mungkid mampu meraih keberhasilan yang gemilang. Para juara diharapkan dapat terus menginspirasi dan melanjutkan perjalanan menuju kesuksesan berikutnya.

Dengan demikian, suksesnya POPDA Kabupaten Magelang Tahun 2024 tidak hanya menjadi pencapaian bagi para atlet, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Kabupaten Magelang untuk terus mendukung dan membanggakan prestasi olahraga anak-anak muda dalam negeri. Semoga semangat ini terus berkobar dan menghasilkan prestasi yang lebih gemilang di masa yang akan datang. (MAAW)
Daftar Atlet SMP Negeri 1 Mungkid Peraih Juara POPDA 2024

- Detail
- SMP Negeri 1 Mungkid
- Berita
- Dilihat: 367
Berbagi itu indah. Perpustakaan Pustaka Ilmu SMP Negeri 1 Mungkid dalam rangka untuk memberikan pelayanan kepada pemustaka mengadakan acara Jumat Berbagi. Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap hari Jumat mulai jam 09.00 sampai jam 10.00 WIB bertempat di dalam perpustakaan.

Pengunjung mengambil kue
Bagi pengunjung yang datang pada saat itu akan memperoleh makanan ringan seperti kue kering atau arem-arem. “ Sengaja acara tersebut dilaksanakan di dalam perpustakaan mengingat kegiatan tersebut swadaya mandiri.” begitu kata Anatri Endras Sumekar, selaku Kepala Perpustakaan Pustaka Ilmu SMP Negeri 1 Mungkid ketika diwawancarai oleh Tim Lavista. Harapan dari tim perpustakaan kegiatan tersebut bisa menarik pemustaka untuk hadir ke perpustakaan. (karendrana.Lavista)