Wayang kulit adalah salah satu seni tradisional Indonesia yang penuh warna, kaya makna dan mendalam dalam budaya bangsa. Seni wayang kulit ini menggabungkan seni pertunjukan, cerita epik, musik dan unsur-unsur spiritual dalam satu kesatuan yang mengagumkan. Namun wayang kulit saat ini jarang dikenalkan dimasyarakat umum terutama pada anak-anak karena perkembangan teknologi gadget yang semakin tinggi.
Generasi penerus pelestari budaya kesenian wayang adalah anak-anak. Namun tak disangka, mereka menggemari dan tertarik belajar wayang kulit sejak dini. Salah satu penggemar wayang kulit anak-anak siswa SMP Negeri 1 Mungkid, yaitu Ki Dalang Danar Setyotomo yang saat ini masih duduki kelas VII F.

PAGELARAN WAYANG KULIT TIGA DALANG CILIK DENGAN LAKON “BAGONG DADI RATU”
Dalam acara rutin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang di Radio Gemilang memberikan kesempatan kepada para Dalang cilik untuk unjuk kebolehannya menampilkan keterampilan dalam memainkan lakon wayang. Pada kesempatan ini menampilkan wayang kulit dengan lakon “Bagong Dadi Ratu” yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Mei 2024 di halaman Radio Gemilang Kabupaten Magelang dan disiarkan secara live di kanal Youtube Bidang Budaya DISDIKBUD Kabupaten Magelang di link https://www.youtube.com/live/_erRjPyOhAg?si=APXjmoTnCPzX9lDZ.
Dengan diberikan kesempatan untuk menampilkan wayang kulit ini akan memberikan motivasi kepada para generasi penerus bangsa untuk mencintai budaya tradisi jawa yang jarang digemari oleh anak-anak pada umumnya khususnya di daerahnya sendiri.
Pementasan Wayang kulit yang dilaksanakan hari Sabtu 18 Mei 2024 dihadiri oleh para pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diantaranya bapak Kepala Dinas, Kepala Bidang, Kepala Seksi dan para staf. Tidak ketinggalan juga beberapa guru dan beberapa siswa SMP Negeri 1 Mungkid menyaksikan pagelaran wayang kulit yang di tampilkan 3 (tiga) dalang cilik dan 1 sinden cilik dari pakis yang masih duduk dikelas 4 SD.

Sebagai bagian dari kegiatan non akademik, kegiatan ini menjadi wujud apresiasi terhadap potensi yang dimiliki peserta didik yang telah mengukir prestasi luar biasa dan cemerlang dalam berbagai bidang, baik akademik maupun non akademik. Dalam kegiatan ini Kepala SMP Negeri 1 Mungkid, Muh Rohayat, S,Pd, sangat mendukung dan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mengapresiasi dan memotivasi pada peserta didik yang lain untuk mencintai budaya tradisi yang adiluhung.(TPWS)
