HPN1.png

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) adalah hari bersejarah nasional yang diperingati pada 2 Mei setiap tahunnya. Peringatan Hardiknas merupakan momen istimewa bagi seluruh insan pendidikan untuk mengapresiasi jasa para pejuang pendidikan serta meningkatkan semangat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Peringatan Hardiknas tahun 2024, yang merupakan peringatan ke-65 sejak penetapannya, menawarkan kesempatan bagi kita untuk memahami lebih dalam tentang pentingnya pendidikan serta memperkuat komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Latar Belakang Sejarah Hardiknas

Penetapan tanggal 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional tidaklah tanpa alasan. Tanggal tersebut dipilih untuk menghormati dan memperingati kelahiran Ki Hajar Dewantara, yang dianggap sebagai Bapak Pendidikan Nasional Indonesia. Keputusan ini resmi diamanatkan melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959.

Ki Hadjar Dewantara, dengan nama asli Raden Mas Soewardi, dikenal sebagai sosok kritis terhadap kebijakan pendidikan pemerintah Hindia Belanda yang elitis. Beliau berani menyuarakan hak pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia secara lantang. Perjuangannya melawan sistem kolonialisme melalui pendidikan mengantarkannya pada pengasingan ke Belanda bersama dua rekannya, Ernest Douwes Dekker dan Tjipto Mangoenkoesoemo. Namun, semangatnya tak pernah padam. Setelah Kembali dari pengasingan, KHD mendirikan Taman Siswa, sebuah lembaga pendidikan yang berlandaskan filosofi “Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani”. Filosofi ini mencerminkan kepemimpinan yang ideal, di mana pemimpin menjadi teladan, pembimbing, dan pendorong bagi kemajuan para muridnya.

Tema Hardiknas 2024: “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar”

Tema Hardiknas tahun 2024, “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar”, mencerminkan semangat kolaborasi dan kemandirian dalam proses pendidikan. Tema ini mengajak seluruh stakeholder pendidikan, mulai dari pendidik, peserta didik, orang tua/wali hingga masyarakat umum, untuk saling mendukung dalam mewujudkan transformasi pendidikan di Indonesia. Pentingnya merdeka belajar sebagai bagian integral dari tema tersebut menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tentang pemberian pengetahuan, tetapi juga memberikan kemandirian kepada individu untuk terus belajar dan berkembang.  Hal ini sejalan dengan cita-cita Ki Hadjar Dewantara untuk menciptakan generasi bangsa yang cerdas, mandiri, dan berkarakter mulia.

HPN2.png

Peringatan Hardiknas  SMP Negeri 1 Mungkid

Salah satu cara untuk memperingati Hardiknas adalah melalui upacara bendera. Kegiatan ini dilakukan di halaman utama kampus SMP Negeri 1 Mungkid pada Hari Kamis, 2 Mei 2024 yang diikuti oleh seluruh guru, karyawan dan peserta didik SMP Negeri 1 Mungkidkelas 7, 8 dan 9. Upacara tersebut menjadi momentum untuk memperkokoh rasa nasionalisme dan menghargai peran penting pendidikan dalam membentuk karakter dan identitas bangsa.

Dalam upacara Hardiknas ini bertindak sebagai pembina upacara adalah Wakil Kepala Bidang Hubungan Masyarakat SMP Negeri 1 Mungkid, Bapak Yusuf Winaryo, S.Pd. Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan Pidato Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Bapak Nadiem Anwar Makarim yang menekankan transformasi pendidikan yang sudah dilakukan di Indonesia yang dikenal dengan gerakan Merdeka Belajar. Harapannya melalui kegiatan peringatan Hardiknas ini bisa membawa Indonesia untuk melompat ke masa depan dan terus bergotong royong menyemarakkan dan melanjutkan gerakan Merdeka Belajar.

HPN3.png

Kegiatan Penghargaan Siswa Berprestasi

Sebagai bagian dari kegiatan upacara peringatan Hardiknas tahun 2024, SMP Negeri 1 Mungkid juga menyelenggarakan kegiatan penghargaan siswa berprestasi. Kegiatan ini menjadi wujud apresiasi terhadap prestasi siswa-siswi yang telah mengukir prestasi gemilang dalam berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik. Penghargaan siswa berprestasi diberikan kepada 48 siswa juara 1,2 dan 3 Popda Kabupaten Magelang, 3 siswa juara 1,2 dan 3 Popda Karesidenan Kedu serta 6 kelas juara 1,2, 3, harapan 1, 2 dan 3 lomba taman asuh dan kebersihan lingkungan kelas.

HPN5.png

Kegiatan Penghargaan Guru Berprestasi

Penghargaan guru berprestasi diberikan kepada 4 pemenang Lomba Penulisan Laporan Best Practice Guru. Lomba yang digelar sejak bulan Januari hingga April 2024 ini telah menemukan para juara yang berhasil menyajikan karya-karya terbaik mereka.

Dalam pengumuman ini, Kepala SMP Negeri 1 Mungkid, Muh Rohayat, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mengapresiasi dan membagikan praktik-praktik terbaik yang telah dilakukan oleh para guru. Tujuan dari lomba ini adalah untuk memberikan manfaat dan dampak positif bagi rekan-rekan sejawat serta seluruh warga SMP Negeri 1 Mungkid.

HPN6.png

Kegiatan Pameran Gelar Karya Pendidikan

Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten Magelang Tahun 2024, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang menyelenggarakan kegiatan 'Gelar Karya Pendidikan' mulai tanggal 2 hingga 4 Mei 2024 di lapangan drh Soepardi, Sawitan, Kota Mungkid. Kegiatan Gelar Karya Pendidikan ini bertujuan untuk memperkokoh identitas bangsa melalui peringatan Hardiknas tahun 2024 ini.

Kemudian sebagai wadah untuk merayakan prestasi peserta didik dalam dunia pendidikan, baik itu prestasi akademis maupun non-akademis. Selain itu peserta juga dapat mengekspresikan talenta dari jenjang PAUD, SD dan SMP. Kegiatan ini juga sebagai ajang peningkatan budaya literasi melalui pameran karya projek penguatan profile Pelajar Pancasila (P5), serta menghargai peran penting pendidikan dalam pembangunan individu, masyarakat, bangsa dan negara.

HPN7.png

Pameran gelar karya pendidikan dimeriahkan sekitar 800 peserta dan kurang lebih 70 stand pameran menarik yang dipamerkan serta dihadiri oleh ribuan pengunjungan. Adapun stand pada kegiatan Gelar Karya Pendidikan ini menampilkan berbagai macam prestasi dari jenjang PAUD, SD dan SMP seperti karya kreatif pembuatan kaos, karya pembuatan produk konsumsi baik minuman maupun makanan.

Selain itu, ada pentas karya seni yang akan ditampilkan, seperti tari Soreng, tari Dalangan, tari Bambangan Cakil, Drama Musikal, Rebana Klasik, Karawitan, dan Wayang Orang. SMP Negeri 1 Mungkid berkesempatan menampilkan pagelaran Karawitan Laras Budaya yang digawangi Bapak Ibu Guru Karyawan. Penampilan yang ciamik dan mempesona oleh Karawitan Laras Budaya Bapak Ibu Guru Karyawan SMP Negeri 1 Mungkid menginspirasi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan Budaya Indonesia. (MAAW)

HPN8.png

HPN9.png