UCO.jpg

Pada hari Sabtu, 20 April 2024, dilakukan pembagian laporan hasil Uji Coba Asesmen Sumatif Akhir Tahun (UCO ASA) Ke-2 di beberapa sekolah menengah. UCO ASA Ke-2 ini menunjukkan hasil yang menggembirakan, dengan rata-rata nilai tertinggi dari 11 mata pelajaran mencapai angka 90.76. Selain itu, terjadi peningkatan signifikan pada rata-rata nilai pararelnya, mencapai 70.87, yang menunjukkan kenaikan sebesar 6.1 poin dari UCO ASA ke-1 sebelumnya.

Menyambut hasil yang memuaskan tersebut, agenda selanjutnya bagi siswa kelas 9 adalah mempersiapkan diri untuk Asesmen Sumatif Akhir Tahun yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 hingga 27 April mendatang, serta Ujian Sekolah Tulis yang diagendakan pada 6 hingga 13 Mei 2024.

Dalam upaya memperkuat motivasi psikologis siswa menghadapi jenjang asesmen dan ujian selanjutnya, wali kelas memprakarsai diskusi antara siswa untuk saling menyemangati dan berbagi pemikiran tentang motivasi belajar. Beberapa pernyataan bermakna yang diutarakan siswa saat diskusi antara lain:

  • "Belajar sampai bisa, jangan terlalu mengejar nilai." - Zahrina.
  • "Belajar tidak perlu lama, tetapi harus konsisten." - Nabila.
  • "Belajar dengan giat, jangan lupa berdoa." - Arinda.
  • "Tetap semangat, jangan menyerah. Capek boleh, nyerah jangan." - Farhan.
  • "Tanamkan dalam niat, belajar itu penting, bukan yang penting belajar." - Puan.
  • "Jauhkan diri dari HP jika ingin fokus belajar." - Ariesna.

Pernyataan-pernyataan ini menyoroti pentingnya motivasi intrinsik dalam proses belajar, di mana kesadaran atas pentingnya materi dan ketekunan dalam belajar menjadi kunci keberhasilan, bukan sekadar mengejar nilai semata. Hal ini sejalan bahwa pemahaman diri terhadap belajar yang baik dapat membantu siswa membangun motivasi yang kuat untuk meraih kesuksesan dalam ujian.

Dengan adanya pembagian laporan UCO ASA Ke-2 ini serta diskusi yang menginspirasi, diharapkan siswa-siswa dapat semakin termotivasi dan mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi tantangan berikutnya dalam perjalanan pendidikan mereka. DPS.